Kekekalan Momentum (Collision)

Sebuah kelereng dengan massa 400 gr jatuh dari ketinggian 4 m dari atas lantai. Jika tumbukan yang terjadi adalah lenting sebagian dengan koefisien restitusi 0,5, tentukan panjang lintasan vertikal total kelereng hingga ia berhenti.

Jawab:

collision, hukum kekekalan momentum
Perhatikan gambar di atas. ketika sebuah kelereng jatuh dari ketinggian h1, maka ketika ia menyentuh tanah, ia telah menempuh lintasan sepanjang h1. setelah itu, ia memantul dan mencapai ketinggian h2, kemudian kelereng jatuh kembali ke lantai dan akan menempuh lintasan sepanjang h2 juga. Setelah itu, ia memantul kembali hingga mencapai ketinggian h3 dan jatuh kembali sepanjang h3, begitu seterusnya hingga ia berhenti. Panjang lintasannya dapat kita tuliskan dalam bentuk matematikanya sebagai berikut:

Sekarang kita tentukan berapa besar h2 dan h3 dengan menggunakan persamaan koefisien restitusi sebagai berikut:

fisika SMA, SNMPTN, SIMAK UI

Fluida Dinamis

Fluida, fluida bergerak

Sebuah pipa mengalirkan air dengan kecepatan v = 8 m/s pada penampang yang besar seperti pada gambar. Jika perbedaan tinggi air pada pipa vertikal adalah 20 cm, berapakah kecepatan air pada pipa yang lebih kecil?

Jawab:

Pada fluida mengalir, kita dapat menggunakan persamaan Bernaoulli untuk menentukan tekanan, kecepatan, dan massa jenis zat cair. Persamaan Bernoulli sebagai berikut:

Dalam soal ini, pipa dalam keadaan mendatar, jadi h1=h2 (Energi potensial air pada kedua kondisi sama) yang berimplikasi saling menghilangkan jika kita pindahkan keruas yang sama. Persamaan diatas akan menjadi seperti dibawah:

Pada ruas kiri, P1-P2 adalah perbedaan tekanan zat cair pada dasar pipa vertikal yang besarnya adalah pgh, sehingga:

Continue reading “Fluida Dinamis” »

Keseimbangan Benda Tegar

Gaya Tegang tali, Hukum Newton 2
Perhatikan gambar di atas. Jika massa balok sebesar 2 kg dan percepatan gravitasi 10 m/s2, berapakah besar gaya tegang tali masing-masing (T1 dan T2).

Jawab:

Dalam keseimbangan benda tegar, kita bisa menggunakan hukum Newton 1 karena benda bergerak (seimbang). Syarat benda seimbang adalah dia tidak bergerak baik gerak lurus atau rotasi (berputar).

dalam kasus ini jika kita beri gaya pada benda, maka benda akan bergerak lurus, sehingga kita cukup hanya menggunakan persamaan pertama (?F=0). Perhatikan pembahasan dibawah ini:
SNMPTN, SIMAK UI, UAN SMA